Bawaslu Humbahas Fokus pada Penguatan Kapasitas SDM dan Kedisiplinan Internal
|
Doloksanggul, 29 September 2025 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Humbang Hasundutan menggelar rapat internal di Ruang Rapat/Gakkumdu pada Senin (29/09/2025). Rapat dipimpin oleh Ketua Bawaslu Humbahas, Henri W. Pasaribu, S.Th, bersama Anggota Efrida Purba, S.Sos, M.A.P dan Eduard B. Sianturi, S.Pd.
Dalam rapat, Ketua Bawaslu menekankan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan kebutuhan mendesak bagi seluruh staf sekretariat dan jajaran Bawaslu. Ia menyebut penguasaan tata naskah dinas, klasifikasi arsip, penulisan notulen rapat, hingga penyusunan lumpsum adalah kompetensi dasar yang harus dikuasai setiap staf.
“Administrasi yang rapi adalah cerminan lembaga yang profesional. Oleh karena itu, kita harus membekali diri dengan kemampuan teknis yang memadai agar setiap dokumen dan laporan yang dihasilkan memenuhi standar,” ujar Henri.
Henri menegaskan, pembekalan akan dimulai pada Rabu siang dengan melibatkan staf lintas divisi. “Semua yang ditunjuk harus hadir. Tidak ada alasan absen, karena ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Selain fokus pada pembekalan, Bawaslu Humbahas juga menekankan kedisiplinan. Mulai Jumat mendatang, setiap sore pukul 16.00 WIB akan diadakan apel penutupan. Hal ini diharapkan membangun budaya tertib, disiplin, dan evaluasi singkat setiap akhir hari kerja.
“Apel penutupan bukan hanya formalitas, tetapi kesempatan untuk memastikan koordinasi berjalan baik. Dengan begitu, kita bisa menutup hari dengan satu pemahaman yang sama,” tambahnya.
Anggota Bawaslu, Efrida Purba, mendukung langkah ini dengan menekankan peran staf sekretariat. “Kinerja kita tidak hanya dinilai dari pengawasan di lapangan, tetapi juga dari kerapian administrasi. Karena itu, penguatan kapasitas staf adalah investasi penting bagi kelembagaan,” jelas Efrida.
Hal senada disampaikan Anggota Bawaslu, Eduard B. Sianturi, yang menekankan pentingnya kedisiplinan. “Pengawasan akan efektif bila ditopang administrasi yang tertata. Mari kita jadikan pembekalan ini sebagai momentum untuk memperbaiki kelemahan sekaligus memperkuat tim kerja,” ujarnya.