Rapat Rutin Jajaran Sekretariat Bawaslu/Panwaslih Se-Indonesia Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan dalam Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Sehat
|
Doloksanggul, 27 Juli 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia kembali menyelenggarakan Rapat Rutin Jajaran Sekretariat Bawaslu/Panwaslih se-Indonesia secara daring, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekretariat (Kasek) dan Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas kesekretariatan.
Rapat rutin tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan berbagai informasi kelembagaan, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, serta membahas langkah-langkah penguatan administrasi dan pelayanan kesekretariatan. Melalui koordinasi yang berkesinambungan, Bawaslu RI terus mendorong terwujudnya tata kelola organisasi yang efektif, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
Selain membahas agenda kesekretariatan, rapat kali ini juga menghadirkan narasumber dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang menyampaikan materi bertajuk "Peran Pimpinan dalam Menciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat." Sesi ini memberikan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi jajaran sekretariat dengan menekankan pentingnya peran pimpinan dalam membangun budaya kerja yang positif, inklusif, dan aman secara psikologis.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya diukur dari keberhasilan mencapai target organisasi, tetapi juga dari kemampuan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pegawai. Sikap empati, komunikasi yang terbuka, kemampuan mendengarkan, serta pemberian apresiasi kepada setiap anggota tim merupakan elemen penting dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif.
Lingkungan kerja yang sehat diyakini mampu meningkatkan motivasi, kolaborasi, produktivitas, serta kualitas pelayanan organisasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung profesionalisme aparatur serta memperkuat kinerja kelembagaan Bawaslu secara berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan rapat rutin yang dipadukan dengan penguatan kompetensi kepemimpinan, Bawaslu RI berharap seluruh jajaran sekretariat Bawaslu/Panwaslih se-Indonesia semakin siap menghadapi berbagai tantangan organisasi dengan mengedepankan nilai-nilai profesionalisme, integritas, kolaborasi, dan pelayanan yang berkualitas. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.