Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Humbahas Launching Program “Bawaslu Mengajar” di SMA Negeri 2 Lintongnihuta

Bupati dan Bawaslu Provsu

Lintongnihuta, 10 November 2025 — Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Humbang Hasundutan secara resmi meluncurkan program “Bawaslu Mengajar” yang mengusung tema Mengawal Demokrasi Bersama Pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Lintongnihuta dan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah serta para peserta didik.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Humbang Hasundutan, Oloan P. Nababan, Perwakilan Polres Humbahas, Ketua KPU Humbahas, Meena Cibro, serta Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara, Dr. Drs. Alfred H. Silalahi, beserta jajaran. Hadir pula Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Situmorang, yang secara resmi membuka kegiatan. Hadir juga Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Koordinator Divisi SDM, Diklat, dan Organisasi Bawaslu Provinsi Sumut, Romson Poskoro Purba.

Program ini diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Humbang Hasundutan melalui jajaran pimpinannya, yaitu Ketua Henri W. Pasaribu, Anggota Eduard B. Sianturi, Anggota Efrifa Purba, serta Koordinator Sekretariat Suryanti Lubis bersama seluruh staf
sekretariat Bawaslu Humbahas.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung program ini secara berkelanjutan.

 “Mari kita dukung program ini dengan baik. Jadikan momen ini sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Dari sekolah inilah kita mulai membangun generasi yang sadar akan pentingnya demokrasi yang bersih dan berkeadilan,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Humbahas: Pemilih Pemula, Garda Terdepan Demokrasi

Sementara itu, Ketua Bawaslu Humbahas, Henri W. Pasaribu, menyampaikan rasa bangga dan haru atas sambutan hangat keluarga besar SMA Negeri 2 Lintongnihuta. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan Bawaslu dalam menumbuhkan kesadaran politik yang sehat di kalangan pelajar.

 “Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjalin, terutama dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu dan Pemilihan ke depan. Bawaslu Humbahas memiliki peran strategis untuk menjamin terselenggaranya Pemilu dan Pemilihan yang bersih, adil, dan berkeadilan,” ujarnya.

Henri menekankan bahwa pemilih pemula tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai bagian dari pengawas partisipatif dalam setiap tahapan demokrasi. Melalui Bawaslu Mengajar, Bawaslu Humbahas ingin menanamkan semangat patriotisme dan tanggung jawab demokrasi di kalangan generasi muda.

 “Pemilih pemula akan menjadi tombak pengawasan pada Pemilu dan Pemilihan mendatang. Dengan semangat Hari Pahlawan, kita wujudkan Pemilu yang luber dan jurdil,” tambahnya.

Kacabdis Dr. Drs. Alfred H. Silalahi: Pendidikan Politik Sejak Dini Sangat Penting

Kepala Cabang Dinas Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara, Dr. Drs. Alfred H. Silalahi, menyampaikan bahwa program Bawaslu Mengajar merupakan langkah yang sangat tepat dalam menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan pelajar.

 “Program ini sangat relevan. Melalui pendidikan demokrasi di sekolah, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang memahami pentingnya keadilan dan partisipasi dalam proses demokrasi. Pendidikan politik sejak dini akan membentuk karakter pelajar yang kritis, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Apresiasi dari Bawaslu Provinsi Sumut

Romson Poskoro Purba, Koordinator Divisi SDM, Diklat, dan Organisasi Bawaslu Provinsi Sumut, menekankan pentingnya pendidikan politik yang dimulai dari kalangan muda.

 “Pendidikan politik memang harus dimulai dari pemula — dari mereka yang mungkin belum memahami apa itu politik. Suatu saat nanti, kesadaran ini akan tumbuh besar dan melahirkan generasi yang menjunjung tinggi politik bersih dan adil,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Situmorang, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Bawaslu Humbahas menyelenggarakan program tersebut.

 “Program Bawaslu Mengajar merupakan tindak lanjut dari upaya pengawasan partisipatif. Melalui kegiatan ini, Bawaslu hadir memperkenalkan demokrasi secara luas, serta mengajak kita semua untuk ikut menjaga dan menghidupinya,” ujar Suhadi.

Ia juga menegaskan pentingnya mencegah pelanggaran sejak dini di setiap tahapan Pemilu, dan mengajak seluruh peserta untuk memahami tugas serta kewenangan Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu.

Di akhir sambutannya, Suhadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Humbahas, Kacabdis Wilayah IX, Polres Humbahas, Kejaksaan Negeri Humbahas, KPU Humbahas, serta seluruh undangan dan peserta yang hadir.

Semangat Hari Pahlawan, Menumbuhkan Kesadaran Demokrasi

Melalui momentum Hari Pahlawan, peluncuran program Bawaslu Mengajar menjadi simbol semangat perjuangan baru — perjuangan untuk mewujudkan demokrasi yang sehat, bersih, dan berkeadilan.
Bawaslu Humbahas berharap kegiatan ini menjadi langkah awal membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masa depan demokrasi Indonesia.